Buahku

Tanaman Buah dan Manfaatnya

Archive for the category “Buah”

Buah Pir

buah pir kaya akan gizi. selain berkhasiat sebagai anti kanker, buah yang kulitnya bewarna kuning ini juga bersifat anti bakteri. rasanya yg segar dan banyak mengandung air membuatnya dapat dijadikan santapan ringan setiap hari.    

dala buah pir terdapat asam chlorogenic yg merupakan turunan dari asam hydroxy cinnamic. asam tersebut cenderung banyak terkumpul pada bagian kulit buah. karena itu untuk mendapatkan manfaat pir terbaik, sebaiknya buah pir dikonsumsi bersama kulitnya. bila untuk bayi, buah pir dikupas dahulu lalu di blender tanpa tambahan gula.

asam hydroxy cinnamic berperan sebagai anti oksidan yang dapat mencegah pembentukan sel kanker. hasil penelitian juga menunjukan bahwa asam tersebut mampu mencegah pertumbuhan bakteri shigella sonnei, yang menjadi penyebab penyakit pada saluran pencernaan, buah pir juga menjadi salah satu buah yang dapat menahan reaksi alergi terhadap suatu makana

manfaat buah mangga

Setiap orang pasti mengenal buah ini. Bentuknya bulat, warnanya dagingnya kuning, warna kulitnya umumnya hijau, dagingnya juga ada yang bersemburat merah dan rasanya manis. Buah ini tidak hanya disukai orang dewasa, tapi juga anak-anak. Mangga (Mangifera indica) adalah buah tropis. Ketika masih mentah (muda), buah ini pun banyak dicari untuk rujak dan dicari oleh wanita yang hamil.

Mangga adalah tanaman buah asli dari India. Namun kini, tersebar di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Tanaman Mangga bisa tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah dan berhawa panas. Tapi, ada juga juga yang bisa tumbuh di daerah yang memiliki ketinggian hingga 600 meter di atas permukaan laut.
Mangga memiliki banyak varietas. Ada yang menyebutkan, setidaknnya terdapat 2.000 jenis mangga di dunia. Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, buah mangga ternyata juga memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Sebab buah ini mengandung zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Khasiat mangga :                   

Para ahli meyakini mangga adalah sumber karotenoid yang disebut beta crytoxanthin, yaitu bahan penumpas kanker yang baik. angga juga kaya vitamin antioksidan seperti vitamin C dan E. Satu buah mangga mengandung tujuh gram serat yang dapat membantu sistem pencernaan. Sebagian besar serat larut dalam air dan dapat menjaga kolesterol agar tetap normal.

Mangga memiliki sifat kimia dan efek farmakologis tertentu, yaitu bersifat pengelat (astringent), peluruh urine, penyegar, penambah napsu makan, pencahar ringan, peluruh dahak dan antioksidan. Kandungan asam galat pada mangga sangat baik untuk saluran pencernaan. Sedangkan kandungan riboflavinnya sangat baik untuk kesehatan mata, mulut, dan tenggorokan.

Mangga pun berkhasiat membantu menyembuhkan berbagai penyakit, diantaranya radang kulit, influenza, asma, gangguan pengelihatan, gusi berdarah, radang tenggorokan, radang saluran napas, sesak napas dan borok. Selain itu juga bisa mengatasi bisul, kudis, eksim, perut mulas, diare, mabuk perjalanan, cacingan, kurang nafsu makan, keputihan, gangguan enstruasi, hernia dan rematik.

Cara Mengatasinya :

Untuk mengatasi radang kulit yang digunakan adalah kulit buah mangga. Caranya, 150 gram kulit buah mangga dimasak dengan air secukupnya hingga mendidih. Dalam kondisi hangat, air rebusan ini dipakai untuk mencuci bagian kulit yang mengalami sakit atau peradangan. Ramuan ini juga bisa digunakan untuk mengatasi eksim.

Penyakit influenza juga bisa diatasi dengan buah ini. Caranya, 200 gram daging buah mangga ditambah 10 gram jahe, dan dua batang daun bawang putih. Bahan-bahan ini direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc. Kemudian airnya disaring dan diminum selagi masih hangat.

Mereka yang biasa mabuk perjalanan juga bisa memanfaatkan mangga untuk mengatasinya. Caranya, mangga yang sebelumnya dikeringkan lalu direbus dengan air secukupnya. Setelah hangat, tambahkan madu secukupnya dan 10 cc air jeruk nipis lalu diaduk hingga rata. Selanjutnya ramuan ini diminum selagi hangat.

Berbagai Macam Buah dan Manfaatnya

33  jenis buah dan kandungan didalamnya:

1. Avokat (Alpukat)

Ciri-ciri advokat (Persia americana mill.) dari varietas unggul adalah memiliki daging buah yang tebal,  lembut,  empuk, gurih, tidak  berserat, dan tidak berasa pahit. Advokat yang memiliki daging buah berwarna kuning dan bersantan disebut advokat mentega, sedangkan yang daging buahnya berwarna putih disebut advokat susu.

Kandungan gizi dari alpukat meliputi: energi, protein, lemak, karbohidrat,  serat pangan, gula, kalsium, zat besi magnesium, fosfor, kalsium, natrium, seng, tembaga, mangan, selenium, vitamin (C,A,E, dan K), thiamin, niasin, dan folat.

Kegunaan advokat, yakni:  (1) Memberikan keindahan kulit;  (2) Mencegah alergi, pusing, dan panik, gangguan pernapasan dan pencernaan, darah tinggi, serangan jantung, dan strok;  (3) Memepercepat penyembuhan luka;  (4) Meningkatkan produksi hormon pria dan mengatur kerja kelenjar tiroid wanita;  (5) membasmi virus hepatitis yang menyerang hati;  (6) Melawan sel kanker.

2. Anggur

Kandungan yang terdapat dalam anggur adalah energi, protein, lemak, serat pangan, gula, kalsiu, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, tembaga, mangan, selenium, vitamin C,A,E, dan K, thiamin, riboflavin, niasin, dan float.

Anggur sangat bermanfaat untuk:  (1) Menjaga stabilisasi gula di dalam darah;  (2) Metabolismekan lemak dan pembentukan jarigan ikat dan tulang;  (3) menormalkan funsi otak;  (4) Membantu pembentukan protein, hormon, dan sel-sel darah merah;  (5) Mengaktifkan fungsi sistem saraf;  (6) Mencegah beri-beri dan neuritik;  (7) Mengandung antioksidan yang erontribusi besar bagi setiap wanita penderita kanker payudara yang disebabkan oleh radioterapi.

3. Apel

Komponen penting dalam apel (Malus syvestris) adalah pektin (24%) yang berpotensi membentuk gel jka ditambah dengan gula pada kisaran pH tertentu. Kandungan yang terdapat dalam apel adalah energi, lemak, protein, karbohidrat, vitamin (C,B1 dan B2), thiamin, riboflavin, niasin, kalsium, zat esi, fosfor, dan potasium.

Apel sangat berguna untuk:  (1) Mengikat asam empedu yang merupakan hasil metabolisme dari kolesterol;  (2) Menghilangkan racun dari usus;  (3) Mengontrol keluarnya insulin dan menstabilkan gula darah;  (4) Meningkatkan high desity lipoprotein;  (5) Membunuh virus;  (6) Memperlancar pencernaan;  (7) Mempertahankan kesehatan saraf;  (8) Sebagai agen antikanker;  (9) Menjaga kesehatan jantung.

4. Belimbing

Belimbing ada 2 macam jenis yaitu belimbing wuluh (Averrhoa blimbi) dan belimbing manis (Averrhoa carambola). Kandungan yang terdapat dalam belimbing adalah energi, protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, gula, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, tembaga, mangan, selenium, vitamin (C,B1,B2,B6,A,E, dan K), niasin dan float.

Kegunaan dari belimbing adalah  (1) Memenuhi kebutuhan tubuh akan serat pangan yang menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida;  (2) Menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) baik dalam darah;  (3) Menyembuhkan penyakit hipertensi;  (4) Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah;  (5) Menjaga tekanan osmotik dalam cairan intraselular dan sebagian terikat dalam protein;  (6) Menjaga asam basa;  (7) Turut mengaktifkan reaksi enzim dan meningkatkan kemampuan diuretik.

5. Blewah

Blewah (Cucumis melo cantalupensis), termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae dan memiliki kedekatan dengan melon. Penelitian tentang blewah masih sangat sedikit, sehingga pengetahuan tentang varietasnya masih terbatas. Unsur yang terkandung di dalamnya adalah energi, protein, lemak, serat pangan, gula, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, tembaga, mangan, selenium, vitamin( C,B6,A,E, dan K), niasin, float, thiamin dan riboflavin.

Karena adanya kandungan-kandungan itu blewah sangat berguna untuk:  (1) mencegah penyakit emfisema (penyakit pembengkakan pada paru-paru);  (2) Membantu melawan efek negatif dari rokok;  (3) Memacu sel darah putih di dalam melawan infeksi;  (4) Membunuh bakteri dan virus;  (5) Membantu kesehatan jantung dan pembuluh darah;  (6) Mengatasi dehidrasi setelah 12-14 jam tidak mengkonsumsi air, sehingga sangat baik digunakan sebagai minuman pada saat berbuka puasa;  (7) Membantu kesembuhan penderita gout atau asam urat tinggi, diabetes dan obesitas;  (8) Berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil karena kaya akan antioksidan.

6. Buah Naga

Buah naga berukuran sebesar mangga gedong berwarna merah menyala, berkulit seperti sisik naga, dan memliki rasa yang manis,segar dan sedikit asam. Buah ini dapat diklasifikasikan ke dalam 4 jenis, yaitu naga daging putih (Hylocereu sundatus), naga daging merah (Hylocereus polyhizus), naga daging supeer merah (Hylocereus costraricensis), dan naga kulit kuning daging putih (Slenicerius megalanthus).

Buah naga ini memiliki kandungan air, protein, lemak, serat pangan, beta karoten, kalsium, zat besi, fosfor, kalium, vitamin C,B1 dan B2, serta niasin.  Dengan adanya kandungan-kandungan tersebut maka buah naga dapat digunakan sebagai  (1) Menurukan kadar kolesterol;  (2) Membantu proses penglihatan, eproduksi, dan metabolisme lainnya;  (3) Menjaga keseimbangan sistem pencernaan;  (4) Membantu kerja sistem peredaran darah, menetralkan toksik dalam darah, dan membantu stabilisasi gula darah;  (5) Menguatkan fungsi ginjal dan tulang;  (6) Sebagai ko-enzim dalam reaksi-reaksi yang menghsilkan energi dan karbihidrat serta memindahkan energi yang bersenyawa (sepert energi ATP);  (7) Mencegah berkurangnya kandungan thiamin dalam tubuh yang dapat menyebabkan penakit beri-beri kering (polynueritis);  (8) Menurunkan emosi dan meningkatkan kerja otak;  (9) meningkatkan daya tahan tubuh;  (10) Sebagai pencuci mulut sehabis makan;  (11) Dapat mmenghaluskan kulit sehingga dapat tampil lebih cantik;  (12) Menghambat pertumbuhan sel tumor.

7. Cempedak

Cempedak (Arthocarpus chamoeden) memiliki beberapa jenis, diantaranya cempedak lokal, cempedak malysia, nangka cempedak. Dan yang paling banyak dikenal oleh masyarakat adalah cempedak lokal, yang memiliki bentuk lonjong silindris dengan warna colat tanah atau agak kemerahan, memiliki bau yang harum. Daging bahnya lunak dan mudah hancur, tipis, kaya serat, dan berwarna kuning gading hingga kemerahan, kadang-kadang bewarna putih sampai merah jambu tua, serta memiliki rasa yang manis.

Kandungan yang terdapat dalam cimpedak adalah energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, kalium, vitamin C dan A, serta air, sehingga buah ini memiliki kegunaan:  (1) Sebagai konsumsi penunjang diet;  (2) Mengurangi resiko stroke;  (3) Menyehatkan mata.

8. Delima

Delima (Punica granatum) merupakan ali dari daerah Persia dan Himalaya (India Selatan). Tanaman ini bisa sampai di Indonesia di bawa oleh pedagang dari persia tahun 1416. Di Indonesia terdapat 3 macam jenis delima, yaitu: delima putih, merah, dan hitam. dTapi yang paling terkenal dari ketiganya adalah delima merah karena rasanya yang manis, berbeda dengan delima purih yang memiliki rasa sepat, kasat, dan kurang manis. Delima putih sering dipergunakan sebagai obat karena memilii kandungan flavonoid yang cukup tinggi.

Delima memiliki beberapa kandunagan di dalamnya, yaitu: energi, air, protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, karbohidrat, kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, tembaga, mangan, selenium, vitamin (C,B6, dan A), thamin, riboflavin, niasin, float, dan fetosterol.

Faedah dari buah delima ini adalah:  (1) Menjaga tekanan osmotik sehingga hipertensi daat tercegah;  (2) Membantu mengaktifkan reaksi enzim;  (3) Mengobati berbagai macam gangguan pencernaan, seperti diare dan disentri;  (4) Mengobati penyakit cacingan;  (5) Sebagai anti bakteri dan melawan virus  yang menyebabkan penyakit cacar;  (6) Mengobati diabetes melitus (Kencing manis);  (7) Mengurangi resiko penyakit jantung;  (8) Sebagai anti radang dan penyakit  reumatik;  (9) Menangkal gangguan monopause dan mencegah kanker organ reproduksi (karena memiliki efek ekstrogenik);  (10) Mengobati sel kanker prostat;  (11) Mengatasi kegemukan, demam berulang, keputihan, dan keringat banyak;  912) Membentuk permeabilitas kulit, menjaga kelembaban kulit, meningkatkan metabolisme kulit, mencegah inflamsi (penuaan kulit), dan eritema yang disebabkan polarisasi sinar matahari;  (13) Memabantu pertumbuhan rambut;  (14) Menjaga keseimbangan gula darah.

9. Duku

Duku (Lansium domesticum corr.) adalah nama umum dari sejenis buah-buahan anggota suku Meliceae. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara sebelah barat (Semananjung Thailand barat hingga Kalimantan Timur)  ini dikenal pula dengan nama-nama yang lain seperti langsat, kokosan, pisitan, celoring dan lain-lain dengan pelbagai variasinya. Nama-nama yang beraneka ragam ini sekaligus menunjukkan adanya aneka kultivar yang tercermin dari bentuk buah dan pohon yang berbeda-beda.  Duku adalah tumbuhan identitas dari provinsi Sumatera Selatan.

Buah ini mengandung unsur: enegi, protein, lema, karbohidrat, kalsium, besi, vitamin (C dan B1), serta air. Berguna untuk:  (1) Mengurangi dampak kanker kolon;  (2) Mencegah penyakit diare;  (3) Menurunkan demam;  (4) Sebagai obat cacing.

10. Durian

Durian (Durio zibernthinhus murr.) sering disebut The King of  The Fruit merupakan buah tropis yang tumbuh di daerah khatulistiwa hingga ketinggian 800 m dpl, karena tanaman ini memerlikan tanah yang dalam, ringan, dn berdrainase baik untuk tumbuh. Unsur-unsur dari durian adalah energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, besi, vitamin (C, B1, dan A), serta air. karena kandunagn ini durian berguna bagi kesehatan manusia. Buahnya bisa dimasak sebagai sayuran.

11. Jambu Air

Jambu air (Eugenia aquea Burm) berasal dari daerah Indo Cina dan Indonesia, tersebar ke Malaysia dan pulau-pulau di Pasifik. Dari segi ukurannya, dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu: jambu air kecil (Syzygium quaeum) dan jambu ari besar (Syzygiumsamarangense). Tapi jika dilihat dari bentuknya, maka dapat dibagi 2 jenis

juga, yakni jambu air pael dan jambu air mawar (Syzygium jambos). Jambu air bisa dikatakan sebagai buah yang tidak memiliki kulit sehingga jika fisiknya rusak sedikit saja akan mempercepat buah menjadi busuk.

Unsur yang terdapat dalam jambu air adalah energi, air, protein, lemak, serat pangan, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, kalium, seng, tembaga, mangan, vitamin (C dan A), thiamin, riboflavin dan niasin. Oleh karena kandungan ini, maka jambu air berguna untuk:  (1) Menyegarkan tubuh dan memperlanca buang air kecil;  (2) Membersihkan ginjal dari asam urine dan urea;  (3) Memepercantik kulit;  (4) Menjaga kesehatan sel; (5) Meningkatkan penyerapan asupan zat besi;  (6) Memeperbaiki sistem kekebalan tubuh;  (7) Meningkatkan mutu sperma:  (8) Menjaga den mememlihara kesehatan pembuluh kapiler, gigi dan gusi;  (9) Menjaga kesehatan mata;  (10) Meningkatkan imunisasi tubuh dan meningkatkan sel darah putih yang berfungsi sebagai antibodi dan antivirus.

12. Jambu Biji

Jambu biji (Psidium guajava),di negara Ingggris disebut guava, berasal dari Amerika Tengah, tepatnya Brasil. Dari sana menyebar ke Thailand kemudian ke negara Asia lainnya, termasuk Indonesia yang dikenal dengan sebutan  jambu batu, jambu klutuk, atau jambu siki. Bentuk dari buah jambu biji ini  sangat bervariasi dari bulat hingga lonjong seperti buah pir, serta beraroma wangi. Rasa buahnya manis, manis asam, atau asam. Rasa dan aroma jambu biji yang sangat khas disebabkan oleh senyawa eugenol. Kulit buah tipis berwarna hijau sampai hijau kekuningan. Bijinya bervariasi dari sangat sedikit hingga sekitar 500 biji dalam buah yang beratnya sekitar 150 gram.

Kandungan-kandungan yang terdapat dalam jambu biji adalah energi, air, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, vitamin (C,B1, dan A). Hingga buah ini sangat berguna untuk:  (1) Menjaga kesehatan dan kesegaran tubuh;  (2) Meningkatkan keteraturan denyut jantung;  (3) Mengaktifkan kontraksi otot;  (4) Mengatur penerimaan zat-zat gizi ke sel tubuh;  (5) Mengendalikan keseimbangan airan pada jaringan sel tubuh;  (6) Menurunkan tekanan darah tinggi;  (7) Menyembuhkan penyakit diabetes melitus.

13. Jeruk

Jeruk atau Limau adalah semua tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae  (suku jeruk-jerukan). Anggotanya berbentuk pohon dengan buah yang berdaging dengan rasa masam yang segar, meskipun banyak di antara anggotanya yang memiliki rasa manis. Rasa masam berasal dari kandungan asam sitrat  yang memang terkandung pada semua anggotanya.  Asal jeruk adalah dari Asia Timur (jeruk manis dan sitrun/lemon)  dan Asia Tenggara (jeruk bali,jeruk nipis, dan jeruk purut) , membentuk sebuah busur yang membentang dari Jepang terus ke selatan hingga kemudian membelok ke barat ke arah India bagian timur. Di Indonesia sendiri terdapat 5 jenis jeruk yang dibudidayakan, yaitu  jeruk keprok (Citrus nobilis lour). jeruk siem (Citrus microcarpa), jeruk besar (Citrus mazima merr.), jeruk manis (Citrus aurantium), dan jeruk sayur. Jeruk sayur sendiri dibagi menjadi 3, yaitu: jeruk nipis(Citrus cimetta), jeruk purut(Citrus auratifolia), dan jeruk sambal (Citrus hitrix).

Jeruk memiliki kandungan gizi, yaitu: energi, air, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, serta vitamin (C,B1, dan A). Karena kandungan-kandungan ini, maka Jeruk berguna untuk:  (1) Menghambat pertumbuhan kanker;  (2) Mencegah penyakit radivaskular;  (3) Menurunkan resiko katarak;  (4) Mencegah degenerasi macular;  (5) Meningkatkan sistem kekebalan tubuh;  (6)  Sebagai antiradang, antibakteri, antialergi, dan antivirus;  (7)  Memusnahkan radikal bebas;  (8) Mencegah timbulnya berbagai penyakit kronis (misal: jantung);  (9) meningkatkan aktivitas enzim dalam menghilangkan karsinogen dan menghalangi senyawa nitrosamine;  (10) Mencegah dan membantu penyembuhan anemia;  (11) Meningkatkan kadarfolat yang berarti menurunkan kadar homosistem (racun bagi dinding pembuluh darah);  (12) Memperlambat pengosongan lambung serta proses penyerapan pada pencernaan yang akan memeperpanjang rasa kenyang;  (13) Mencegah lonjakan kadar gula darah;  (14) Membuat proses metabolisme dalam tubuh pun terjadi lebih cepat dan alami.

14. Jeruk Nipis

 

 

 

 

 

 

 

 

Jeruk Nipis (Citur aurantifolia) merupakan tanaman perdu yang terdiri dari berbagai varietas. Di Indonesia dikenal ada 2 jenis jeruk nipis, yaitu jeruk nipis berbiji dan jeruk nipis tanpa biji.  Tumbuhan ini dimanfaatkan buahnya, yang biasanya bulat, berwarna hijau atau kuning, memiliki diameter 3-6 cm, umumnya mengandung daging buah  masam, agak serupa rasanya dengan lemon.

Sebagaimana dengan jenis jeruk lain, kandungan yang terdapat dalm jeruk nipis berguna untuk:  (1)  Meningkat- kan sistem kekebalan tubuh;  (2)  Menrawat kecantikan dan mencegah penuaan dini seperti keriput wajah;  (3) Menangkal radikal bebas yang berpotensi menyumbat pembuluh darah;  (4) Mengurangi resiko stroke;  (5) Menjaga kesehatan saluran pernapasan;  (6) Mengatasi bau badan, ketombe, dan kulit muka berminyak;  (7) Melarutkan lemak sehingga tubuh bisa langsing;  (8) Memebersihkan nikotin di dalam tubuh;  (9) Mencegah berbagai penyakit kanker;  (10)  Menurunkan kolesterol dalam darah;  (11) Mereduksi kemampuan hati dalam memproduksi apo B;  (12) Menurunkan tekanan darah; (13) Menjaga massa tulang dan memperlambat monopause.

15. Kedondong

Kedondong (Spondias ducis forst) adalah tanaman buah yang tergolong ke dalam suku mangga-manggaan (Ancardiaceae), yang memiliki rasa yang manis, daging buah yang tebal, renyah, berbiji kecil, dan tidak mengandung banyak serat. Buah  kedondong dapat dimakan langsung dalam kondisi segar, atau sering pula diolah menjadi rujak, asinan, acar atau dijadikan selai. Jenis kedondong yang diunggulkan adalah kedondong karimunjawa, bangkok dan kendeng.

Kandungan yang terdapat dalam kedondong adalah air, protein, lemak, sukrosa, serat pangan, serta vitamin C. Kedondong sangat beguna untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan.

16. Kelapa

Kelapa (Cocos nucifera) adalah satu jenis tumbuhan dari keluarga Arecaceae. Ia adalah satu-satunya spesies dalam genus Cocos, dan pohonnya mencapai ketinggian 30 m. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah pohon ini yang berkulit keras dan berdaging warna putih. Pohon kelapa biasanya tumbuh di pinggir pantai. Komposisi gizi buah kelapa yang meliputi: energi, air, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, besi, dan vitamin (C, B1, dan B2) serta niasin. Buah kelapa sangat berguna untuk kesehatan manusia.

Endosperma buah kelapa yang berupa cairan serta endapannya yang melekat di dinding dalam batok (”daging buah kelapa”) adalah sumber penyegar populer. Daging buah muda berwarna putih dan lunak serta biasa disajikan sebagai es kelapa muda atau es degan. Cairan ini mengandung beraneka enzim dan memiliki khasiat penetral racun dan efek penyegar/penenang. Beberapa kelapa bermutasi sehingga endapannya tidak melekat pada dinding batok melainkan tercampur dengan cairan endosperma. Mutasi ini disebut (kelapa) kopyor. Daging buah tua kelapa berwarna putih dan mengeras. Sarinya diperas dan cairannya dinamakan santan . Daging buah tua ini juga dapat diambil dan dikeringkan serta menjadi komoditi perdagangan bernilai, disebut kopra . Kopra adalah bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya. Cairan buah tua kelapa biasanya tidak menjadi bahan minuman penyegar dan merupakan limbah industri kopra. Namun demikian dapat dimanfaatkan lagi untuk dibuat menjadi bahan semacam jelly yang disebut nata de coco dan merupakan bahan campuran minuman penyegar.

17. Kurma

Kurma merupakan buah yang menjadi ciri khas Negara-Negara Timur Tengah dan makanan yang khas pada saat puasa dan lebaran bagi umt Islam. Kurma ada yang berbentuk kecil lonjong, kecil agak bulat dengan berat sekitar 5 gram per buah, hingga yang berbentuk agak besar dan panjang dengan berat sekitar 12 gram per buah. Warnanya pun beragam. Mulai berwarna kuning keputih-putihan, kuning emas, cokelat muda, sampai cokelat kehitaman.

Salah satu kurma yang populer adalah kurma emas atau golden date. Sebab bentuk warna dan rasanya yang sangat lezat dan khas. Ada juga kurma ajwah yang dipercaya kaya akan manfaat kesehatan bila dimakan tujuh butir setiap hari. Kurma jenis sukari berukuran besar dan berwarna cokelat terang. Kurma ini diyakini dapat menambah tenaga, khususnya bagi laki-laki. Untuk perempuan terdapat kurma lubanah yang berarti kurma susu. Kurma jenis ini berukuran kecil dan agak keras. Karena itu, sebelum dimakan, kurma ini harus direbus dahulu di dalam air.

Kurma kaya akan kandungan: gula (fruktosa & glukosa), vitamin A, thiamin, riboflavin, niasin, serat pangan, magnesium, kalium, dan natrium. Maka dari itu kurva sangat bermanfaat untuk:  (1) Menyuplai asupan energi secara cepat;  (2) meningkatkan kebasahan lambung yang terlalu asam;  (3) menjaga kesehatan mata; pertumbuhan reproduksi, imunitas;  (4) Menurunkan kadar kolesterol;  (5) Memeperkecil adanya serangan jantung;  (6) Membentu melepaskan energi dari makanan yang baik untuk sel-sel saraf dan jantung; (7) Mencegah kegemukan;  (8) Mencegah anemeia;  (9) Membentu kerja saraf dan otot termasuk keteraturan irama detak jantung;   (10) Mengendalikan tekanan darah tinggi dan memeriksa karbondioksida dalam darah;  (11) Memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh;  (12) Mencegah pembekuan darah, anti inflamasi (radang), dan menghilangkan rasa ngilu maupun nyeri;   (13) Mempengaruhi produksi hormon prostat;  (14) mencegah penykit jantung dan stroke;  (15)  Mencegah pendarahan rahim;  (16) mengurangi ketegangan mental, histeria, dan insomnia;  (17) Buah kurma yang dimasak akan memperlancar aluran kencing.

18. Leci

Leci (Lichi chiness sonn.) berasal dari provinsi Kwantung dan Fukein (Cina Selatan). Pada tahun 1873 tanaman ini menyebar ke Hawaii, kemudian ke Florida, AS pada tahun 1883. Di Indonesia, tanaman leci belum begitu populer. Namun, karena memiliki cita rasa yang unik dan nilai ekonomi tinggi, tanaman ini juga telah mulai dicoba dibudidayakan di Bali (Gianyar, Tabanan, Badung) dan Cianjur.    Leci merupakan tanaman subtropis yang termasuk ke dalam famili Sapindaceae atau soapberry. Dikenal dengan beberapa istilah, seperti lichi, litchi, lichee, laichi, leechee, atau lychee. Buah leci memiliki harga jual yang tinggi, baik dalam keadaan segar maupun dalam bentuk olahan.

Kandungan yang terdapat dalam leci adalah energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, kalium, zat besi, fosfor, natrium, vitamin C dan tembaga. Dengan adanya kandungan ini leci berguna untuk:  (1) menambah cadangan energi untuk keesokan harinya;  (2) Mempertahankan atau menurunkan berat badan;  (3) melawan serangan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit kanker;  (4) Menopang pembentukan tulang dan kerangka tubuh atau menghambat laju osteoporosis;  (5) Mencegah hipertensi;  (6) Mengobati batuk erta;  (7) Mengobati nyri lambung, tumor, dan pembesaran kelenjar;  (8) Mengatur pengiriman zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh;  (9)  Mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh.

19. Lengkeng

Lengkeng (Dimorcarpus longan atau sering juga disebut dengan kelengkeng, mata kucing, atau longan) merupakan suku lerak-lerakan atau Sapindaceae. Tanaman buah-buahan ini yang awalnya (habitatnya) berasal dari China Selatan yang menyebar ke daratan Asia Tenggara, terutama ke daerah segitiga emas (Thailand-Kamboja-Myanmar). Lengkeng terdiri beberapa varietas, diataranya: longan, longepetiolatus, dan obtusus. Di Indonesia ada beberapa jenis lengkeng yang dikenal, yaitu: lengkeng batu, lumut, dan kopyor.

Kandungan gizi yang terdapat pada lengkeng meliputi: energi, air, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, dan vitamin C dan B1. Kegunaan dari lengkeng itu sendiri adalah:  (1) mengendurkan saraf;  (2) Sebagai antioksidan dan senyawa kimia pelindung;  (3) Menjaga kesehatan hati;  (4)  Memperkuat limpa, menigkatkan prodksi darah merah, dan menambah selera makan dan tenaga;  (5) Menyehatkan usus, memperbaiki proses penyerpan makanan;  (6) Memperlancar buang air kecil dan mengatasi cacingan;  (7)  Menyehatkan mata;  (8) Mengobati sakit kepala, keputihan dan hernia;  (9) Menjadi sumber minuman penguat karena memiliki sifat tonik;  (10) Bijinya bisa digunakan untuk mencuci rambut.

20. Mangga

Mangga termasuk ke dalam marga Magnifera, yang terdiri dari 35-40 anggota, dan suku Anacardiaceae. Nama ilmiahnya adalah Mangifera indica. Nama buah ini berasal dari Malayalam manga. Kata ini diindonesiakan menjadi mangga; dan pada pihak lain, kata ini dibawa ke Eropa oleh orang-orang Portugis dan diserap menjadi manga (bahasa Portugis), mango (bahasa Inggris) dan lain-lain. Nama ilmiahnya sendiri kira-kira mengandung arti: “(pohon) yang berbuah mangga, berasal dari India”. Mangga berasal dari India, Srilanka dan Pakistan dan telah menyebar ke Asia Tenggara sekurangnya semenjak 1500 tahun yang silam.

Buah mangga memiliki daging yang mempunyai bentuk, ukuran, warna, aroma dan rasa beraneka, seperti bentuknya yang berbeda-beda Ada yang bulat penuh (disebut mangga gedong), ada yang bulat panjang (disebut mangga harum manis), yang berbentuk bulat pipih biasa disebut mangga manalagi dan ada juga yang berbentuk lonong yang dinamakan mangga golek.  Buah ini memiliki kandungan energi, air, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, serta vitamin (C dan B1).

Mangga dapat digunakan untuk:  (1) Menghasilkan energi yang segera dapat digunakan tubuh;  (2) Membantu stimulasi metabolisme saluran pencernaan;  (3) Mendukung pemenuhan zat gizi bagi tubuh;  (4) Merasang selera makan;  (5) Sebagai antioksidan, antimutagenik, anti-inflamatori, antiartritis, dan antitumor seperti tumor kulit;  (6) Melindungi sel dari serangan radikal bebas yang menyebabkan penyakit degeneratif;  (7) Memiliki peranan fisiologis terhadap usus;  (8) Membantu mengendalikan berat badan ddengan memperlambat munculnya rasa nlapar;  (9)  Meningkatkan kesehatan saluran penceranaan dengan cara meningkatkan pergerakan usus besar;  (10) Mengurangi resiko penyakit jantung;  (11) Mengikat asam empedu, lemak, kolesterol, dan mengeluarkannya dari feses;  (12) Mempercepat waktu transit makanan dalam usus dan menigkatkan berat feses;  (13) Memperlancar proses buang air besar;  (14) Mengurangi resiko wasir, diverkulosis, dan kanker usus besar;  (15) Menangkal radikal bebas dari berbagai proses kimia dalam tubuh, radiasi matahari atau kosmis, asap rokok, dan pengaruh lingkungan lain yang berpotensi menyerang partikel molekul dalam tubuh serta menyebabkan perubahan materi genetik dan bagian-bagian penting sel lainnya;  (16) Membantu mencegah penyakit stroke.

21. Manggis

Manggis (Garcinia mangostana l.) merupakan sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal daribuah asli berasal dari Semenajung Malaya. Buah ini dijuluki sebagai buah jujur, karena jumlah segmennya yang dapat ditebak melalaui jumlah celah yang ada pada ujung buah itu. Buah ini memiliki rasa yang manis, dimana ketika matangkulitna  akan berwarna merah keunguan, tapi ada juga variannya yang memiliki kulit berwarna merah. Buah mangis dalam perdagangan dikenal sebagai “ratu buah”, sebagai pasangan durian “raja buah”. Tanaman buah ini juga berteman baik dengan kokam, asam kandis dan asam gelugur, rempah bumbu dapur dari tradisi boga India dan Sumatera.

Buah manggis memiliki komponen gizi yang meliputi: air, karbohidrat, protein, lemak, vitamin (C,B1 dan E), fosfor, kalsium, besi, alpha-magostin, beta-magostin, gamma-magistin, gentamisin, xanthone, polifenol, dan antosianin. Dengan kandungan-kandungan ini maka manggis dapat digunakan untuk:  (1) Sebagai antioksidan,anti-inflamasi, antibakteri, antibiotik, anti-jamur, anti-radang;  (2) Mencegah pertumbuhan sel kanker (tumor);  (3) Memperlambat pertumbuhan sel leukemia;  (4) Meng- obati penyakit diabetes melitus;  (5) Mengurangi berat badan bagi penderita diabetes;  (6) Menghambat pertumbuhan virus mematikan, seperti viirus HIV-1;  (7) Mencegah oksidasi kolesterol LDL yang dapat menyebabkan peryumbatan pembuluh darah;  (8) Mendorong terjadinya mensturasi;  (9) Me- ningkatkan penglihatan sewaktu malam dan mencegah kebutaan;  (10) Menghambat serangan jantung;  (11) Melindungi membran sel lemak dari oksidasi, serta asam amino tirosin dari reaksi oksidan peroksii nitrit;  (12) Mencegah poliferasi protein abnormal yang dapat menyebabkan kebutaan;  (13) Menetralisir enzim yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan;   (14) Memperbaiki protein yang rusak pada dinding pembuluh darah;  (15) Mengobati reaksi alergi.

22. Markisa

Markisa (Passiflora edulis) dalam bahasa Portugis: maracujá; bahasa Spanyol: maracuyá. Markisa tergolong ke dalam tanaman genus Passiflora, berasal dari daerah tropis dan sub tropis di Amerika (Amerika Latin), terutama Brazil. Di Indonesia sendiri terdapat 4 jenis markisah yang dibudidayakan, yaitu: markisa ungu (Passiflora edulis var. edulis) tumbuh idi dataran tinggi, markisa konyal (Passiflora lingularis), markisa kuning (Passiflora edulis var. flavicarpa) tumbuh di dataran rendah, dan markisa erbis (Passiflora guardrangularis).

Kandungan gizi yang dimiliki markisa adalah energi, protein, lemak, serat pangan, karbohidrat, gula, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, atrium, seng, tembaga, selenium, vitamin (C,A,

6,E dan K), riboflavin, niasin, dan folat. Markisa memiliki faedah untuk:  (1) Mencegah penyakit mata dan menjaga kesehatan kulit;  (2) Mengurangi konsentrasi radikal perosil;  (3) Memberikan perlindungan tubuh atas serangan kanker (kanker keronkongan);  (4) Sebagai tonik menurunkan ketegengan urat saraf, menenangkan anak hiperaktif, dan penderita insomnia;  (5) Meredam debaran jantung yang berlebihan serta membantu pengobatan infeksi saluran kencing dan diuretik;  (6) Meningkatkan kelenjar pineal yang terdapat di dalam otak dan menghasilkan hormon otak;  (7) Turut mengatur beberapa kegiatan tubuh, seperti: tidur, regulasi suhu badan, suasana hati, masa pubertas, siklus produksi sel telur, rasa lapar, perilaku seksual;  (8) Memperlancar dan memperlebar saluran pembuluh darah yang mengami penyempitan sehingga menyebabkan hipertensi;  (9) Sebagai anti-radang, anti-alergi;  (10) Mencegah dan menghentikan batuk;  (11) Mencegah penyakit kanker (kolon dan payudara);  (12) Mengobati kerut-kerutan kulit dan mempercantik wajah;  (13) Mengendalikan kadar kolesterol agar tetap normal;  (14) Menjaga konsumsi bagi penderita asma;  (15) Memulihkan lemah tubuh setelah sakit, meningkatkan nafsu makan, seta mengobati penyakit anemia yang ditanddai dengan bibir pucat, tubuh dingin, dan pusing;  (16) Memperlancar ASI;  (17) Meluruhkan air seni dan mengobati kencing nanah.

23. Melon

Melon (Cucumis melo L.) merupakan namabua sekaligus tanaman yang menghasilkannya, yang termasuk dalam suku labu-labuan atau Cucurbitaceae. Buahnya biasanya dimakan segar sebagai buah meja atau diiris-iris sebagai campuran es buah. Bagian yang dimakan adalah daging buah (mesokarp). Teksturnya lunak, berwarna putih sampai merah, tergantung kulitivarnya. Melon amat beragam, terutama dilihat dari bentuk buahnya. Terdapat 8 kelompok yang dibudidayakan dalam spesies ini, tapi hanya ada 3 yang paling populer, yaitu:Cantalupensis (di dalamnya termasuk blewah, true European cantaloupe), Reticulatus (melon yang biasa dikenal, kulit buahnya biasanya “berjala”), dan Inodorus (melon ‘Honeydew’, yang bentuknya oval dengan kulit berkerut). Terdapat satu kelompok lain yang buahnya juga dimakan, Group Dudaim.

Melon mengandung zat antikoagulan yang diideentifikasikan sebagai adenosine. Melon juga banyak mengandung vitamin A,B1,B2, dan C, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, dan zat besi serta karetenoid yang tinggi. Oleh karena itu, melon berguna untuk:  (1) Antikantker;  (2) Membantu sistem pembuangan;  (3) Menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke;  (4) Mencegah terjadinya penggumpalan darah.

24. Mentimun

Mentimun (Cucumis sativus) masih satu famili dengan melon, semangka, dan labu berasal dari pegunungan Himalaya di India Utara. Walaupun mentimun berasal dari daerah dingin tapi bisa hidup dimana saja. Mentimun sudah dibudidayakan di kawasan Asia Selatan sejak 3000 tahun yang lalu. Dari Asia, mentimun diperkenalkan ke Eropa oleh orang Yunani, Romawi, dan Mesir. Di Indonesia, sayuran rambat  ini mempunyai banyak nama daerah seperti timun (Jawa), bonteng (Jawa Barat), temon atau antemon (Madura), ketimun atau antimun (Bali), hantimun (Lampung), dan timon (Aceh).

Mentimun biasa sering dikonsumsi sebagai lalapan dan pengobatan, karena memilki rasa segar, penampilan yang menarik serta harganya yang murah. Penduduk Romawi kuno menggunakan ketimun untuk mengobati gigitan kalajengking dan mengompres mata yang lelah. Penduduk Asia juga meminum jus timun untuk menyejukkan tubuh saat musim panas tiba. Mentimun memang punya efek mendinginkan, bahkan sampai ada ungkapan Inggris populer: “cool as a cucumber“.

Kandungan-kandungan mentimun terdiri dari: air, vitamin A,B, dan D, potasium, zat besi, magnesium, silikon, klor, dan asam kafeat,  sehingga mentimun sangat menunjang kesehatan manusia. Beberapa faedah dari mentimun, yaitu:  (1) Memperlancar air seni, membantu menghilangkan dan menetralkan toksin (racun), serta membantu menggelontor bakteri di sepanjang usus dan dinding kandung kemih;  (2) Menumbuhkan rambut;  (3) Meredakan iritasi kulit dan mengurangi penumpukan cairan di bawah kulit;  (4) Mengompres mata yang lelah dan bengkak, mengobati kulit kering, kulit yang terbakar sinar matahari, jerawat, eksim, dan gatal-gatal akibat gigitan serangga;  (5) Mampu mengontrol berat badan disebabkan sangat rendah kalori dan kaya akan serat;  (6) Mencegah gula darah berubah menjadi lemak dan kmenurunkan kadar kolesterol;  (7) Membantu menetralkan dan mengurangi keasaman lambung yang berlebihan pada sakit maag;  (8) Menurunkan tekanan darah, melancarkan aliran darah dan menenangkan saraf;  (9) Mempelancar buang air baesar dan meningkatkan daya tahan tubuh;  (9) Mempercantik kulit wajah (menyegarkan dan menghaluskan kulit wajah, menghilangkan noda hitam, serta mengurangi minyak berlebih di wajah);  (10) Mengeluarkan kelebihan asam urat dan sisa metabolisme melalui ginjal.

25. Nanas

Nanas (aManas comosus (L) merr.) telah lama dikenal dan disukai oleh masyarakat Indonesia, berasal dari negeri samba, Brazil yang dikenal dengan nama pineapple. Komposisi gizinya meliputi: energi, protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, gula (dektrosa dan sukrosa), kalsium, zat besi, magnesium, fosor, kalium, natrium, seng, tembaga, selenium, vitamin (C,B6,B12,A E dan K), thiamin, riboflavin, niasin, float, retinol, dan enzim bromelain.

Beberapa faedah dari nanas, yaitu:  (1) Membuat kolagen (protein yang berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang);  (2) Mengangkat lemak dan elektron dari berbagai reaksi enzimatik;  (3) Memacu gusi yang sehat;  (4) Mengatur tingkat kolesterol;  (5) Mengendalikan tekanan darah atau terapi darah tinggi dan membersihkan karbondioksida yang ada di dalam darah;  (6) Memacu kerja simpul otot dan simpul saraf;  (7) Memperlancar pengiriman oksigen ke otak;  (8) Membantu keseimbangan cairan tubuh;  (9 Meningkatkan imunitas tubuh dan mengeliminasi sel kanker;  (10) Sebagai antioksidan dan anti kanker;  (11) Meluruhkan timbunan lemak yang berlebihan di dalam tubuh, sehingga baik untuk menurunkan berat badan;  (12) Mengobati sembelit dan memperlancar buang air besar;  (13) Membersihkan jaringan kulit yang mati (skin debridement);  (14) Membantu menyerap obat ke dalam tubuh pada saat kita sakit;  (15) Mencegah dan memabantu penyembuhan penyakit radang tenggorakan dan beri-beri.

26. Nangka

Nangka (Artocarpus heterophyllus ) adalah dari keluarga Moraceae dan sesuai ditanam di kawasan tropika. Ia berbuah sepanjang tahun dan isinya mempunyai kandungan zat mineral seperti kalsium, fosforus, natrium dan kalium yang agak tinggi. Negara penghasil utama nangka ialah Johor, Pahang, Selangor dan Negeri Sembilan. Kebanyakkan hasil yang dikeluarkan adalah untuk dimakan mentah. Pasaran buah nangka adalah sekitar negara Asia dan Hong Kong dan juga mempunyai potensi untuk dipasarkan ke China, Taiwan, Jepang dan Korea.

Nangka merupakan buah majemuk yang terdiri dari kumpulan banyak buah (nyamplungan) yang masing-masing memiliki biji di dalamnya. Di antara nyampulangn itu, terdapat dami (jerami) yang merupakan bunga tak terserbukti. Nangka memiliki berbagai macam jenis, antara lain: nangka bilulang, cimpedak, dulang, kunir, kandel, merah, salak, dan mini. Namun dari semua jenisnya, nangka memiliki daging nuah yang besar dan tabel, berbiji kecil, berasa manis, beraroma harum, keset dan renyah, serta berwarna kuning cerah. Nangka terbagi menjadi 2 jenis yaitu nangka yang berisi lembut dan yang berisi keras. Nangka yang berisi lembut memiliki buah yang manis dan ranyah dibandingkan dengan nangka yang berisi keras. Kulit luarannya yang hijau dan berpacak keras, melindungi isinya yang kuning dan lembut. Nangka yang berisi keras mengandungi beberapa biji besar yang boleh dimakan mentah atau dimasak dengan cara membakar atau merebusnya, lalu dihidang sebagai snek. Jika dikeringkan, bijinya dihancurkan menjadi tepung.

Buah ini memiliki komposisi gizi,seperti: energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin (A,B1, dan C) serta air. Khasiat dari buah ini adalah:  (1) Menjaga agar kornea mata tetap sehat;  (2) Menurunkan tekanan darah (hipertensi).

27. Pala

Pala memiliki daging buah yang keras, berwarna keputih-putihan, mengandung getah putih, dan kelat. Bila telah masak di pohon, maka daging buah pala terbuka, sehingga akan terlihat bijinya yang berwarna coklat. Kandungan gizi yang terdapat pada buah pala adalah lemak, kalsium, fosfor, gula, vitamin (C dan A). Buah pala ini berkhasiat untuk:  (1)  Mengurangi flatulensi (Kembung perut);  (2) Meningkatkan daya cerna dan selera makan;  (3) Mengobati sakit perut, diare, muntah, dan mual;  (4) Mengobati penyakit muntaber, kepala pusing, sakit telinga, dan  kencing manis;  (5) Mengatasi anak kecil (balita) yang sering rewel di malam hari,  tidak mau tidur.

28. Pear

Pear (Pyrus communis subsp. communis) merupakan tanaman buah yang termasuk ke dalam genus  Pyrus,  kelas (class) Maloideae dan keluarga/ famili Rosaceae . Kata pear ini diambil dari bahasa Jerman Barat “*pera”. Terdapat 30 jenis tanaman pear, tapi hanya 3 jenis yang biasa digunakan, yaitu: Pyrus communis (pear Eropa), Pyrus bretschneideri (ya pear), dan Pyrus pyrifoloa (nashipear).

Komposisi gizi yang dimiliki oleh pear, yakni energi, protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, gula, kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, tembaga, selenium,mangan, thiamin,riboflavin, niasin,float, serta vitamin (C,B6,A,E, dan K). Dengan adanya kandungan-kandungan ini maka buah pear berguna untuk:  (1) Mengendalikan tekanan darah (hipertensi);  (2) Mencegah penyakit jantung dan stroke;  (3) Mengurangi pengerasan pembuluh darah karena faktor timbunan plak kalsium;  (4) Mencegah tulang dari proses osteoporosis;  (5) Mengobati kanker tanpa membahayakan sel-sel sehat;  (6) Men- cegah penyakit Alzheimer dan sitokin (penyebab pembegkakan sambungan tulang saat penuaan terjadi);  (7) Mengeliminasi radikal superoksida (salah satu tipe yang terbentuk selama proses metabolisme tubuh);  (8) Mencegah pertumbuhan bakteri shigella sonnet (penyebab penyakit pada saluran pencernaan);  (10) Mencegah penuaan dini;  (11) Mencegah kerusakan orga hati.

29. Pepaya

Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman buah yang termasuk dalam genus Carica. Pepaya berasal dari Amerika Tengah (Meksiko dan Nikaragua). Terkadang buah ini disebut juga “big melon” atau “paw paw“, tapi di bagian Amerika Utara “paw paw” memiliki spesies yang berbeda, Asiminia. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda “papaja“. Dalam bahasa Jawa pepaya disebut “kates” dan dalam bahasa Sunda “gedang”. Tanaman pepaya banyak ditanam orang, baik didaerah tropis maupun sub tropis. Didaerah – daerah basah dan kering atau didaerah – daerah dataran dan pegunungan. Di Indonesia, jenis pepaya dapat dibagi ke dalam 3 macam, yakni: pepaya bangkok, cibinong, dan hawai.

Pepaya adalah monodioecious (berumah tunggal sekaligus berumah dua) dengan 3 kelamin : tumbuhan jantan, betina dan banci (hermafrodit). Tumbuhan jantan dikenal sebagai “pepaya gantung”, yang walaupun jantan kadang – kadang dapat menghasilkan buah pula secara “partenogenesis”. Buah ini mandul (tidak menghasilkan biji subur), dan dijadikan bahan obat tradisional. Bunga pepaya memiliki mahkota bunga berwarna kuning pucat dengan tangkai atau duduk pada batang. Bunga jantan pada tumbuhan jantan tumbuh pada tangkai panjang. Bunga biasanya ditemukan pada daerah sekitar pucuk.

Bentuk buahpepaya bulat hingga memanjang, dengan ujung biasanya meruncing. Bentuk buah membulat bila berasal dari tanaman betina dan memanjang (oval) bila dihasilkan tanaman banci. Tanaman banci lebih disukai dalam budidaya karena dapat menghasilkan buah lebih banyak dan buahnya lebih besar. Warna buahnya ketika muda hijau  gelap, dan setelah masak hijau muda hingga kuning. Daging buah berasal dari  karpela yang menebal, berwarna kuning hingga merah, tergantung varietasnya. Bagian tengah bulan berongga. Biji – biji berwarna hitam atau kehitaman dan terbungkus semacam lapisan berlendir (pulp) untuk mencegahnya dari kekeringan. Dalam budidaya, biji – biji untuk ditanam kembali diambil dari bagian tengah buah.

Unsur-unsur yang terdapat dalam pepaya, yakni: energi, karbohidrat, serat pangan, lemak,protein, vitamin (A,B1, dan C), thiamin, riboflavin, niacin, kalsium, zat besi, Magnesium, fosfor, potassium, dan sodium. Beberapa kegunaan dari pepaya, yaitu:  (1) Sebagai obat penyakit kencing batu, saluran kencing, dan cacing kremi;  (2) Mencegah timbulnya kanker dan berbagai penyakit degeneratif;  (3) Memerlancar proses buang air besar;  (4) Mencegah sembelit;  (5) Mencegah hipertensi (tekanan darah tinggi).

30. Pepino

Solanum muricatum (S. muricatum) merupakan nama latin dari pepino dulce (”sweet pepino”) yang lebih dikenal dengan pepino yang termasuk ke dalam bagian famili terong-terongan dan juga memliki hubungan dengan genus Lycianthes. Di luar negeri, pepino disebut dengan mellow fruit, pepino melon atau melon pear dan tree melon. Buah pepino memang memiliki karakter yang hampir sama dengan melon (cucumis melo) baik warna maupun citra rasanya. Buah ini biasanya dipasarkan di Colombia, Equador, Bolivia, Peru dan Chili, tapi pemasarannya kurang berjalan lancar karena buah ini sangat sensitif. Tapi sekarang negara New Zealnd dan Chili sudah membuat cara untuk  menghasilkan cultivar buah pepino yang komersial dan mampu mengeksportnya.

Pepino memiliki kandungan gizi, meliputi: senyawa fitokimia, mineral, vitamin (C, B kompleks, dan E). serta serat pengan dan beta-karoten. Buah ini berguna untuk:  (1) Sebagai anti-kanker, anti-mikroba, anti-oksidan, anti-trombotik, dan anti-radang;  (2) Meningkatkan sistem kekebalam;  (3) Mengatur tekanan darah;  (4) Menurunkan kolesterol;  (5) Mengatur kadar gula darah;  (6) Mencegah sariawan dan memelihara kesehatan gusi;  (7) Memelihara sistem pencernaan, proses penglihatan, reproduksi, an metabolisme lainnya.

31. Pisang

Pisang (Musa paradisiacal l.) merupakan tanaman buah yang termasuk k dalam genus Musa dan famili Musaceae. Buah ini biasanya ada di wilayah tropis. Buah ini berasal dari Asia Tenggara (yang didomisili oleh Papua Nugini) yang oleh penyebar agama islam dibawa ke Afrika Barat, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah. Indonesia termasuk penghasil pisang terbesar di Asia.

Pisang buah dapat dibedakan 4 golongan:  1) Pisang meja (dimakan langsung setelah matang), contohnya kepok, susu, hijau, emas, ambon kuning, ambon lumut, barangan, cavendish, raja;  2) Pisang yang dimakan setelah diolah, sebagai contoh: pisang tanduk, oil, kapa, dan bangkahulu;  3) Pisang yang dapat dimakan langsung setelah matng atau setelah diolah, contohnya kepok dan raja.=;  4) Pisnag yang dapat dimakan sewaktu  mentah, contohnya pisang kluthuk (pisang batu).

Komposisi gizi dari pisang adalah energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, air, serta vitamin (A, B1, dan C). Berikut beberapa manfaat dari pisang:  (1) Mengobati tekanan darah tinggi;  (2) Mendukung proses reaksasi otot;  (3) Menangkal serangan rdikal bebas;  (4) memerkuat dan menstimulasi perkembangan sel lambung;  (5) Menurunkan kadar kolesterol darah dan melindungi jantung;  (6) Memantu mengobati penyakit maag;  (7) Menjadi sumber energi sehingga mampu menjaga daya tahan tubuh.

32. Rambutan

Rambutan (Nephelium lappaceum) merupakan tanaman daerah tropis yang termasuk ke dalam family Sapindaceae. Buah ini berasal dari dari Indonesia san Asia Tenggara. Nama rambutan ini diberikan di Indonesia,Filipina, Thailand, dan Malysia karena pada kulit buah ini ditutupi oleh rambut. Di Panama, Kostarika dan Nikaragua buah rambutan lebih dikenal dengan nama mamón chino. Rambutan dapat dibagi ke dlam beberapa jenis, yakni: aceh kering manis, lebak bulus, seilengkeng, aceh pao-pao, sinyonya, aceh garing, aceh 6 B, aceh padang bulan, aceh biji, aceh gundul, aceh kuning, sitangkue, aimacam, dan binjai. Daging buah rambutan pada umumnya berasa manis.

Di samping memiliki kandungan kalium, kalsium, besi, fosfot, gula(glukosa, fruktosa, damn sukrosa), asam sitrat, rambutan kaya akan vitamin C. Sehingga rambutan sering dibilang sebagai rajanya vitamin. Faedah dari buah rambutan ini adalah:  (1) Membuat kolagen;  (2) Membantu pembentukan sperma;  (3) Memacu gusi yang sehat;  (4) Mengatur tingkat kolesterol;  (5) Memacu sistem kekebalan tubuh. Selain ini rambutan juga sangat berguna sebagai antioksidan  (1) Mencegah berbagai jenis kanker (kolon, pankreas, kandung kemih, dan payudara);  (2) Membantu pembentukan sperma;  (3) Mengurangi resiko penyakit katarak;  (4) Memperkuat dinding kapiler darah;  (5) Mengurangi resiko penyakit jantung;  (6) Meng- hambat penuaan dengan memperbaharui sel-sel darah putih;  (7) Mengurangi resiko pada perokok pasif;  (8) Mengikat racun dalam tubuh;  (8) Menangkal racun dalam tubuh;  (9) Membantu penyembuhan cedera tulang;  (10) Menjaga kesehatan kulit;  (11) Melindungi dari penyakit sariawan;  (12) Membantu penyerapan mineral oleh tubuh.

33. Salak

Salak (Salacca zalacca, s.edulis, Calamus zalacca syn. S. edulis, Calamus zalacca) termasuk ke dalam family Araceceae merupakan tanaman asli dari Indonesia yang berasal dari Pulau Jawa. Buah ini memiliki beberap jenis, antara lain: salak condet, salak bali (dari Bali), dan salak pondoh (dari Yogyakarta). Buah salak ada yang memiliki rasa yang manis,  sepat, asam, atau kombinasi ketiganya. Salak juga dikenal dengan sebutan ’snake fruit’ (buah ular) karena kulitnya yang berwana coklat dan bersisilk seperti ular.

Berdasarkan komposisi yang terdapat dalam salak, yaitu: energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, thiamin, air, dan vitamin C, maka salak juga berguna bagi kesehatan manusia.

Manfaat Buah Nanas

Buah ini banyak mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain.

Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit.

Beberapa khasiat buah nanas yang telah masak:

  1. bersifat dingin,
  2. dapat mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan,
  3. membantu pencernaan makanan di lambung,
  4. antiradang,
  5. peluruh kencing (diuretik),
  6. membersihkan jaringan kulit yang mati,
  7. mengganggu pertumbuhan sel kanker,
  8. menghambat penggumpalan trombosit.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas:

  1. Air perasan (Jus) Nanas: Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan, masalah pencernaan
  2. Daun Nanas (cuci bersih, ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit): Untuk luka bakar, gatal dan bisul
  3. Ketombe: Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.
  4. Peradangan kulit: sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Kupas kulitnya, lalu parut. Hasil parutannya dipakai untuk menggosok kulit yang bersisik dan mengelupas. Lakukan sekali sehari, malam sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari.
  5. Sembelit: minum air perasan dari 3 buah nanas, namun pilihlah buah yang belum matang benar dan agak sedikit asam.

Efek Samping:

  1. Nanas muda berpotensi sebagai abortivum atau sejenis obat yang dapat menggugurkan kandungan. Karena itu, nanas dapat digunakan untuk melancarkan terlambat haid. Karena itu, perempuan hamil dilarang mengkonsumsi nanas muda.
  2. memicu rematik. Di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa memicu kekambuhan rematik gout. Penderita rematik dan radang sendi dianjurkan untuk membatasi konsumsi nanas.
  3. meningkatkan gula darah. Buah nanas masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Jadi, bagi penderita diabetes, sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan.
  4. menimbulkan rasa gatal. Terkadang sehabis makan nanas segar, mulut dan lidah terasa gatal. Untuk menghindarinya, sebelum dimakan, rendamlah potongan buah nanas dengan air garam. Sederhana bukan?

manfaat jambu biji

Jambu biji (Psidium guajava linn) berasal dari Amerika Tengah. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Umumnya ditanam di pekarangan dan di ladang-ladang. Pohon jambu biji merupakan tanaman perdu yang bercabang banyak, tingginya dapat mencapai 12 m. Besarnya buah bervariasi dari yang yang berdiameter 2,5 cm sampai dengan lebih dari 10 cm.

Jambu yang digemari oleh masyarakat umumnya yang berdaging lunak dan tebal, rasanya manis, berbiji sedikit dan buahnya berukuran besar. Beberapa jenis jambu biji yang diunggulkan antara lain jambu Pasar Minggu, Jambu Bangkok, jambu Palembang, jambu sukun, jambu apel, jambu sari, jambu merah dan jambu merah getas.

Di antara berbagai jenis buah, jambu biji mengandung vitamin C yang paling tinggi dan cukup mengandung vitamin A. Dibanding buah-buahan lainnya seperti jeruk manis yang mempunyai kandungan vitamin C 49 mg/100 gram bahan, kandungan vitamin C jambu biji 2 kali lipat. Vitamin C ini sangat baik sebagai zat antioksidan. Sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal.

Kandungan vitamin C jambu biji mencapai puncaknya menjelang matang. Selain pemasok andal vitamin C, jambu biji juga kaya serat, khususnya pectin (serat larut air), yang dapat digunakan untuk bahan pembuat gel atau jeli. Manfaat pectin lainnya adalah untuk menurunkan kolesterol yaitu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh dan membantu pengeluarannya. Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital and Research center Morrabad, India menunjukkan jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta tekanan darah penderita hipertensi essensial.

Tabel Kandungan Gizi jambu biji dalam 100 gram

Kandungan Jumlah Kandungan Jumlah
Energi

Vitamin A

Protein

Vitamin B1

Lemak

Vitamin B2

Karbohidrat

49,00 ka

25 SI

0,90 gr

0,05 mg

0,30 gr

0,04 mg

12,20 gr

Vitamin C

Kalsium

Niacin

Fosfor

Serat

Besi

Air

87,00 mg

14,00 mg

1,10 mg

28,00 mg

5,60 gr

1,10 mg

86 gram

Bagian yg dapat dimakan 82 %

Jambu biji juga mengandung tannin, yang menimbulkan rasa sepat pada buah tetapi juga berfungsi memperlancar sistem pencernaan, sirkulasi darah, dan berguna untuk menyerang virus.

Kurangi resiko penyakit jantung sampai 16%

Jambu biji juga mengandung kalium yang berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan dan sel tubuh. Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital & Research Centre Morabad , India menunjukkan bahwa jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta tekanan darah penderita hipertensi. Karena kandungan likopen yang tinggi ini, di Indonesia jus buah jambu merah sering kali dipergunakan untuk meningkatkan kadar trombosit penderita penyakit demam berdarah. Menurut Dr. James Cerda dengan memakan jambu biji 0,5 – 1 kg / hari selama 4 minggu resiko terkena penyakit jantung dapat berkurang sebesar 16 %.

Dalam jambu biji juga ditemukan likopen yaitu zat non gizi potensial lain selain serat. Likopen adalah karatenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang terdapat dalam darah (0,5 mol per liter darah) serta memiliki aktivitas anti oksidan. Riset-riset epidemologis likopen pada studi yang dilakukan peneliti Itali, mencakup 2.706 kasus kanker rongga mulut, tekek, kerongkongan, lambung, usus besar dan dubur, jika mengkonsumsi likopen yang meningkat, khususnya pada jambu biji yang daging buahnya berwarna merah, berbiji banyak dan berasa manis mempunyai efek memberikan perlindungan pada tubuh dari beberapa jenis kanker.

Disamping manfaat jambu biji untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah serta mencegah munculnya kanker, memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, meningkatkan kesehatan gusi, gigi dan pembuluh kapiler serta membantu penyerapan zat besi dan penyembuhan luka. Jambu biji juga berkhasiat anti radang, anti diare dan menghentikan pendarahan, misalnya pada penderita demam berdarah dengue (DHF).

Manfaat Buah Srikaya

Tentang Srikaya :

Srikaya termasuk pohon buah-buahan kecil yang tumbuh di tanah berbatu, kering, dan terkena cahaya matahari langsung. Tumbuhan yang asalnya dari Hindia Barat ini akan berbuah setelah berumur 3-5 tahun. Srikaya sering ditanam di pekarangan, dibudidayakan, atau tumbuh liar, dan bisa ditemukan sampai ketinggian 800 m dpi.

Perdu atau pohon kecil ini mempunyal tinggi 2-5 m, kulit pohon tipis berwarna keabu-abuan, getah kulitnya beracun. Daun bertangkai, kaku, ietaknya berseling. Helaian daun bentuk lonjong sampai jorong menyempit, ujung dan pangkai runcing, tepi rata, panjang 6-17 cm, lebar 2,5-7,5 cm, permukaan daun warnanya hijau, bagian bawah hijau kebiruan, sedikit berambut atau gundul. Bunga 2-4 kuntum (berhadapan), keluar dan ujung tangkai atau ketiak daun, warnanya hijau kuning. Buahnya buah semu, bentuk bola atau kerucut, permukaan berbenjol-benjol, warnanya hijau berserbuk putih, penampang 5-10 cm, jika masak, anak buah akan memisahkan diri satu dengan lainnya. Warnanya hijau kebiru-biruan. Daging buah berwarna putih, rasanya manis. Biji masak berwarna hitam mengilap.
Perbanyakan dengan biji.

Sifat dan Khasiat
Akar rasanya pahit, sifatnya dingin. Berkhasiat antiradang, antidepresi. Daun rasanya pahit, kelat, sifatnya sedikit dingin. Berkhasiat astringen, antiradang, peluruh cacing usus (antheimintik), serta mempercepat pemasakan bisul dan abses.

Biji berkhasiat memacu enzim pencernaan, abortivum, anthelmintik, dan pembunuh serangga (insektisida). Kulit kayu berkhasiat astringen dan tonikum. Buah muda dan biji juga berkhasiat antiparasit.

Kandungan Kimia
Akar dan kulit kayu mengandung flavonoida, borneol, kamphor, terpene, dan alkaloid anonain. Di samping itu, akarnya juga mengandung saponin, tanin, dan polifenol. Biji mengandung minyak, resin, dan bahan beracun yang bersifat iritan. Buah mengandung asam amino, gula buah, dan mucilago. Buah muda mengandung tanin.

Bagian yang Digunakan
Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagai obat, yaitu daun, akar, buah, kulit kayu, dan bijinya.

Indikasi

Daun digunakan untuk mengatasi:

  • batuk, demam,
  • reumatik,
  • menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi,
  • diane, disentri,
  • rectal prolaps pada anak-anak,
  • cacingan, kutu kepala,
  • pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema.

Biji digunakan untuk mengatasi:

  • pencernaan lemah,
  • cacingan, dan
  • mematikan kutu kepala dan serangga.

Buah muda digunakan untuk mengatasi:

  • diare, disentni akut, dan
  • gangguan pencernaan (atonik dispepsia).

Akar digunakan untuk mengatasi:

  • sembelit,
  • disentri akut,
  • depresi mental, dan
  • nyeri tulang punggung.

Kulit kayu digunakan untuk mengatasi:

  • diare, disentri, dan
  • luka berdarah.

Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum, lihat cara pemakaian. Untuk pemakaian luar, rebus daun dan airnya, lalu gunakan untuk mencuci luka dan borok. Selain itu, dapt juga dilakukan dengan menggiling bijinya menjadi bubuk, gunakan untuk membasmi kutu kepala, kutu anjing, dan senangga. Gunakan buah masak untuk mengobati bengkak karena memar dan abses.

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian, srikaya mempunyai aktivitas antipnotozoa dan antheimintik.

Contoh Pemakaian                                             

  • Borok, bisul keras
    Cuci daun segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit garam, lalu gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau bisul dan balut. Dalam sehaii, ganti 2-3 kali.
  • Mematangkan bisul
    Ambil isi buah yang sudah masak, lalu giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, lalu balut dengan kain kasa.
  • Tiba-tiba pingsan, menenangkan penderita histeris
    Cuci daun segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita agar baunya terhisap oleh penderita.
  • Membasmi kutu anjing
    Mandikan anjing yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya. Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, lalu saring airnya dan gunakan untuk memandikan anjing.
  • Mematikan kutu kepala
    Cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, lalu aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, lalu bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan cuci sampai bersih. Jangan sampai bilasan air masuk ke mata karena dapat menyebabkan iritasi dan meradang.
  • Cacingan pada anak
    Cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu rebus dengan lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.
  • Gangguan pencernaan
    Cuci daun srikaya segar secukupnya, giling sampai halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.
  • Diare
    Cuci kulit batang srikaya (6-10 g), potong kecil- kecil, lalu tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.
  • Kudis
    Cuci daun srikaya segar (15 lemban), lalu giling sampai halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehani dua kali.

Catatan

  • Ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah srikaya.
  • Hati-hati jika minum rebusan biji, kulit kayu, dan akar srikaya karena mengandung racun.
  • Hanya digunakan dibawah pengawasan herbalis berpengalaman.

Lengkeng dan manfaatnya

Sebagai obat penenang alami:                 

Gelisah mendera tanpa sebab? Anda mungkin
berpikir untuk menggunakan obat penenang. Sebaiknya, jangan buru-buru
mengonsumsi obat kimia. Yang alami jauh lebih baik, aman, dan menyenangan untuk
dicoba. Salah satu obat pengusir gelisah yang alami adalah lengkeng. Buah kecil
berbentuk bulat yang berasal dari daratan Cina ini masih satu famili dengan
rambutan dan leci. Lengkeng cukup disukai masyarakat di Indonesia,
karena rasanya enak, manis dan menyegarkan. Banyak yang menyajikan buah ini
sebagai hidangan pencuci mulut, atau dikonsumsi sebagai cemilan di kala ngobrol
atau menonton televisi. Jika di negeri leluhurnya lengkeng dikenal dengan
sebutan ong ya guo atau buah mata naga, maka di Indonesia populer dengan sebutan
”mata kucing”. Julukan ini tak lain karena rupa buah lengkeng memang mirip bola
mata. Daging buahnya berbentuk bulat, berwarna putih bening, dan berair.
Ditengah daging buah terdapat biji berwarna hitam atau coklat tua.

Manfaat Daging Buah

Pola daging buah ini terdapat kandungan sukrosa,
glukosa, protein, lemak, vitamin A, vitamin B, asam tartarik, dan
senyawa-senyawa kimia tumbuhan (fitokimia) lainnya yang berguna bagi kesehatan.
Kombinasi dari senyawa-senyawa fitokimia ini melahirkan berbagai khasiat, di
antaranya mengedurkan saraf. Makanya, di dalam literatur disebutkan lengkeng
memberikan efek penenang dan berkhasiat mengatasi gelisah, susah tidur, dan
sulit konsentrasi. Selain itu daging buah lengkeng juga bermanfaat menyehatkan
jantung dan bisa mengobati jantung berdebar keras. Dalam buku terapi buah
disebutkan buah lengkeng juga dapat memperkuat limpa, meningkatkan produksi
darah merah, menambah nafsu makan, dan menambah tenaga, sehingga sangat baik
dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang dalam proses pemulihan stamina sehabis
sakit. Buah lengkeng berguna pula untuk menyehatkan usus dan memperbaiki proses
penyerapan makanan, melancarkan buang air kecil, mengatasi cacingan,
menyehatkan mata, mengobati sakit kepala, keputihan dan hernia.

Manfaat Akar, Daun, dan Biji

Bagian dari tanaman lengkeng yang berkasiat bukan
cuma buahnya saja. Akar dan daun lengkeng yang berasa pahit, bahkan biji yang
keras pun menyimpan khasiat obat. Akar lengkeng berkhasiat sebagai peluruh
kencing dan melancarkan sirkulasi darah. Daun berkhasiat sebagai antiradang dan
pereda demam. Adapun bijinya berguna untuk menghilangkan rasa sakit dan
menghentikan pendarahan. Biji lengkeng ini juga dimanfaatkan sebagai bahan
pembuat syampo, karena mengandung senyawa saponin yang dapat menghasilkan busa
dalam jumlah banyak.

Cemas, Amnesia, Penurunan Mental

Setiap hari minum satu sendok tonik lengkeng (gui
yan gao). Adapun cara pembuatan tonik lengkeng sebagai berikut: ambil sebagai
500 gram buah lengkeng segar dan 500 gram gula pasir. Didihkan dalam air hingga
menjadi kental.

Badan Lemah atau Berat Badan Setelah Sakit

Setiap hari, makanlah sebanyak 250 gram buah
lengkengsegar. Buang kulit dan bijinya.

Hilang Nafsu Makan, Limpa Lemah

Konsumsi sebanyak 60 gram buah lengkeng segar, buang
kulit dan bijinya. Lakukan 2 kali sehari, pagi dan malam hari. Cara ini dapat
pula mengatasi diare.

Luka Bakar

Ambil sedikit kulit atau cangkang lengkeng. Bakar
sampai menjadi arang. Tumbuk halus dan campurkan dengan minyak tung (Aleuritis
fordii) Bubuhkan pada bagian yang sakit.

Luka Luar yang Tidak Kunjung Sembuh

Ambil sedikit cangkang atau biji lengkeng yang
sudah kering, bakar hingga menjadi arang. Tumbuk sampai halus. Tambahkan minyak
zaitun. Dan oleskan di daerah luka.

buah mengkudu dan manfaatnya

Karakteristik Tanaman Mengkudu       

Tanaman liar khas Indonesia ini tumbuh di hutan dan di halaman-halaman sampai ketinggian 1000 m dari permukaan laut. Tinggi pohonnya bisa mencapai 3 – 8 m. Daunnya tebal dan Iebar, berbentuk lonjong, mengkilat dan letaknya berhadapan. Bunganya kecil berwarna putih berbentuk piala. Buahnya berwarna hijau kekuning-kuningan, bertutul-tutul dan banyak bijinya tetapi setengah bagian lainnya ada juga yang tidak berbiji. Kalau sudah tua menjadi kekuningan dan berbau.

Kandungan & Manfaat Mengkudu

Tumbuhan ini mengandung zat-zat : metil, asetilester dari kapron danasam-kapril , morindadiol dan soranyidiol. Kandungan metil asetil esterberguna untuk mematikan kuman. Senyawa moridon-nya berkhasiat sebagai obatpencahar sedangkan senyawa soranyidiol berguna untuk melancarkan keluarnyaair seni. Mengkudu juga berkhasiat sebagai obat cacing.

Berikut ini adalah manfaat-manfaat lainnya dari buah Mengkudu yang sudah terbukti secara ilmiah.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penyelidikan klinis yang dilakukan oleh Dr. Schechter (Institut Pengobatan Alami di California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan sari buah Mengkudu, di antaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menunjukkan efek anti bakteri; mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.

Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada D.C. General Hospiial,USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalah-masalah yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Menormalkan Tekanan Darah     

Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika melaporkan bahwa buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah menjadi normal.

Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).

Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA), Union College of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak kasus.

Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu, dan kembali normal bila mengkonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.

Melawan Tumor dan Kanker

Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah “Aktivitas Anti-tumor Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus.” Dalam penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker). Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu mampu bertahan hidup 105 persen hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikus-tikus percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih).

Studi ini diulangi beberapa kali dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat pertumbuhan tumor.

Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengkonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita kanker hati dan pemhengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan. Selama 7 hari mengkonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut telah lenyap.

Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor. Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alat-alat peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.

Menghilangkan Rasa Sakit                   

Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah pengobatan tradisional, sehingga tanaman ini disebut “painkiller tree” atau “headache tree”. Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi rasa sakit. Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikustikus percobaan (umumnya, semakin banyak digunakan, efek analgesiknya akan semakin kuat).

Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit. Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit.

Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Anti-peradangan dan Anti-alergi

Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, car-pal tunnel syndrome dan alergi dengan menggunakan scopoletin.

Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya. Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak terasa selama mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk. Beberapa pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai makanan tambahan/suplemen, dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.

Anti-bakteri

Hasil penelitian yang dimuat darn jurnal Pacific Science (vo1.4, tahun 1950) melaporkan bahma Mengkudu mengandung bahan anti bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung masalah pencernaan. Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyehabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.

Mengkudu bersifat anti bakteri terhadap: Bacillus subtilis, Escherichicr coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysenteriae BH und III-Z, Staphylococcus aureus.

Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyehabkan sel-sel sakit karena derajat keasamannya (pH) meningkat. Dengan mengkonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh, sehingga meningkatkan kernampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.

Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)

Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh seopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin. Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak.

Di dalarn otak, serotonin berperan sebagai neutrotrcrnsmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin. Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan juga penyakit Alzheimer.

Mengatur Siklus Energi Tubuh   

Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain; dapat menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.

Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki banyak energi setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Khasiat Utama

Riset tentang Mengkudu terus berkembang, baik dilakukan oleh para dokter maupun ahli botani dan ahli biokimia. Penelitian difokuskan pada komponenkomponen/susunan kimia yang dikandung Mengkudu dan efek terapetiknya terhadap berbagai macam penyakit.

Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel-sel jaringan tubuh yang rusak. Fakta yang menunjukkan bahwa Mengkudu dapat mengatur sel-sel pada tingkat dasar dan kritis itu mungkin dapat menjelaskan mengapa Mengkudu dapat digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan.

Para dokter di Amerika sudah memberikan banyak laporan tentang keberhasilan penggunaan sari buah Mengkudu terhadap pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New Jersey, USA) mengatakan, “kami mulai menyadari bahwa kita harus kembali pada hal yang mendasar dari tubuh kita. Apa yang dimaksud dengan metabolisme dalam tubuh adalah membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.”

Khasiat-khasiat Tambahan

Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengkonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:

  • Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.
  • Sistem pernapasan:  Batuk,bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.
  • Sistem kardiovaskular:  Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.
  • Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, dan masalah-masalah pada kulit lainnya.
  • Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
  • Gangguan menstruasi: Sindrom pramenstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.
  • Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.
  • Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetis, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, ganguan pada hormon tiroid.
  • Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

manfaat jambu monyet (mete)

Jambu Monyet (ANACARDIUM OCCIDENTALE) termasuk tumbuhan yang berkeping biji dua atau juga disebut tumbuhan berbiji belah. Nama yang tepat untuk mengklasifikasikan tumbuhan ini adalah tumbuhan yang berdaun lembaga dua atau ddisebut juga dikotil. Jambu monyet mempunyai batang pohon yang tidak rata dan berwarna coklat tua.

Daunnya bertangkai pendek dan berbentuk lonjong (bulat telur) dengan tepian berlekuk-lekuk, dan guratan rangka daunnya terlihat jelas. Bunganya berwarna putih. Bagian buahnya yang membesar, berdaging lunak, berair,dan berwarna kuning kemerah-merahan adalah buah semu.

Bagian itu bukan buah sebenarnya, tetapi merupakan tangkai buah yang membesar. Buah jambu monyet yang sebenarnya biasa disebut mete (mente), yaitu buah batu yang berbentuk ginjal dengan kulit keras dan bijinya yang berkeping dua tersebut oleh kulit yang mengandung getah.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diabetes melitus, Disentri, Radang mulut;

Pemanfaatan :
1. Diabetes mellitus
Bahan: 2 potong kulit batang jambu monyet dan adas pulawaras
secukupnya.
Cara Membuat: Kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 liter
air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

2. Disentri
Bahan: 1 genggam daun jambu monyet dan 1 potong kulit batang
jambu monyet.
Cara Membuat: Kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 1/2
liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

3. Radang mulut
Bahan: 1 genggam daun jambu monyet dan 1 potong kulit batang
jambu monyet.
Cara Membuat: Kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter
air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Jambu monyet (ANACARDIUM OCCIDENTALE) antara lain mengandung senyawa kimia seperti tanim, anacardic acid dan cardol, yang bermanfaat sebagai antibakteri dan antiseptik.
Selain itu daun jambu monyet yang masih muda juga mempunyai komposisi kandungan kimia seperti vitamin A sebesar 2689 SI per 100 gram, vitamin C sebesar 65 gram per 100 gram, kalori 73 gram per 100 gram, protein 4,6 gram per 100 gram, lemak 0,5 gram per 100 gram, hidrat arang 16,3 gram per 100 gram, kalsium 33 miligram per 100 gram, fosfor 64 miligram per 100 gram, besi 8,9 miligram dan air 78 gram per 100 gram.

Semoga berkenan

konsumsi juice buah

Buah merupakan salah satu menu makanan yang menunjang kesehatan kita. Konsumsi buah sudah diketahui banyak orang sebagai pelengkap agar memenuhi menu makanan sehat karena buah memiliki nutrisi dan gizi yang diperlukan tubuh. Buah sangat bermanfaat bagi tubuh dan merupakan bagian yang tak terpisahkan agar kita dapat selalu sehat dan bugar. Buah juga dijadikan menu wajib untuk makanan Anda sehari-hari. Oleh karena itu, kita perlu tahu apa saja manfaat buah? Dan kandungan apa saja yang terkandung dalam buah untuk kesehatan tubuh kita?

Juice dari sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan bentuk yang menguntungkan, karena bahan masih dalam keadaan segar sehingga vitamin dan mineral tidak banyak yang rusak. Disamping itu dengan juice, kita akan memperoleh serat kasar yang cukup, yang bersama sama zat-zat lain tercampur dalam air dengan jumlah yang cukup banyak. Kondisi tersebut sangat baik untuk percepatan aliran makanan dalam pencernaan dan proses netralisasi dan penghancuran racun dalam tubuh kita. Netralisasi dan penghancuran racun dalam tubuh manusia ini dikenal dengan istilah detoksifikasi (detoxifi-cation).

Detoksifikasi ini sebenarnya bukan hal yang baru. Kita tahu agama-agama dengan ajaran masing-masing mewajibkan kepada pengikutnya untuk melakukan pengaturan makan dan pangannya, seperti puasa, haram/halal, makanan terlarang dan lain lain. Walaupun tujuan utama dari amalan tersebut adalah untuk tujuan kerohanian, tetapi ternyata amalan-amalan tersebut mempunyai dampak positif terhadap kesehatan, dan terutama terhadap proses detoksifikasi.

Perkembangan jaman kemudian menunjukkan bahwa sayur-sayuran dan buah-buahan ternyata sangat berperan dalam proses detoksifikasi ini. Sekarang sudah banyak dikenal juice therapi, one day cleansing, three day cleansing dsb, yang pada hakekatnya ialah meningkatkan kesehatan dengan diet juice sayuran dan buah-buahan. Karena itu usaha untuk membiasakan meminum juice sayuran dan buah-buahan, akan merupakan langkah positif dalam usaha meningkatkan sumberdaya manusia, terutama kesehatannya.

Begitu bermanfaatnya juice ini, dan dikaitkan dengan kekayaan bangsa kita akan makanan yang sehat dan bergizi, saya mengharapkan pada masyarakat untuk dapat ikut menggalakkan konsumsi juice buah dan sayur yang banyak manfaatnya bagi kesehatan.

Post Navigation

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.